Home      Tentang Kami      Layanan      Klien      Gallery      News      Hubungi Kami     
 

             RUMAH VIDEO

      Jl. Salihara No 8 Pasar Minggu

      Jakarta Selatan 12540

         ( Dekat Kampus UNAS )

       Telp. 021 7810356

       Hidayat ( 0817 496 0373)

 
Untitled Document
Memahami Fotografi Pernikahan
Namun ketika peristiwa penting itu telah dijalani, apakah semua harus berakhir ? sesungguhnya , yang tertinggal hanyalah kenangan. dan kenangan itu bisa dinikmati siapapun yaitu lembaran-lembaran foto yang telah dibuat dengan baik.

    Tidak diperlukan alat bantu tambahan untuk bisa memutar ingatan akan perayaan perkawinan yang telah berlangsung. Cukup dengan membuka album-album yang ada , semua peristiwa itu seakan kembali terjadi.

    Namun, hanya foto yang dibuat dengan professional dan baik yang bisa menghidupkan kembali peristiwa itu. Foto yang dibuat seadanya hanyalah tumpukan kertas yang memberikan gambaran samar-samar pada peristiwa yang " pernah " dipotretnya.

    Realita yang ada saat ini adalah, dengan perkembangan digital yang demikian pesat, sesorang pemula dapat dengan mudah mengklaim dirinya sebagai fotografer pernikahan. Saat ini dengan kamera digital yang baik, dengan asal pijit tombol rana saja, pasti terekam imaji didepan kamera dengan baik. Apalagi , secara sekilas , adegan-adegan perkawinan itu sudah baku, sudah memiliki urutan yang dapat selalu diterka. Liputan perkawinan pada dasarnya hanya terdiri dari dua hal penting, akad atau resepsinya saja.

    Rangkaian acara perkawinan yang umumnya hampir sama itu membuat kesan seolah memotret acara pernikahan itu mudah. Kehadiran pemula-pemula di bisnis fotografi perkawinan disatu sisi membuat persaingan semakin sengit sehingga ada penurunan tarif rata-rata. namun di sisi lain, kehadiran orang-orang yang sebenarnya tidak terlalu paham dengan dunia fotografi perkawinan membuat persainagn mutu menajdi rendah. Klien secara umum, akhirnya cuma membandingkan harga saja, bukan mutu lagi.

    Jika ada sesorang fotografer mendokumentasikan sebuah acara perkawinan betul-betul cuma dengan keadaran mendapatkan gambar sebanyak-banyaknya, dia akan gagal untuk mengcapture emosi dan " jiwa" acara itu. Perlu diingat , acara -acara dalam perkawinan merupakan kejadian sekali yang tidak bisa diulangi lagi. Momen-momen penting harus diabadikan dengan sudut pemotretan yang tepat, pilihan lensa yang sesuai, dan kejelian akan momen yang akurat dan terencana.

    Bagi kebanyakan pengantin, persepsi tentang fotografer perkawinan adalah orang yang bisa mengatur mereka, men-challenge pengantin dalam berbagai pose, yang sebenarnya mungkin tidak disukainya. Foto yang baik adalah masalah hasil akhir, bukan semata pada proses yang menyenangkan atau tidak . Fotografer perkawinan yang baik mampu menangkap spirit atau jiwa hari pernikahan dengan sesedikit mungkin intervensi.

 
foto outbound